ADETH BULU
Namanya kubilang Adeth,supaya aku bisa mengolok-ngolok dia dengan sebutan Adeth bulu. Kuplesetkan asal-asalan untuk mengejeknya mirip ulat bulu. Dia cantik. Baru sepuluh hari aku pergi ,wajahnya makin kusam, mulai ada garis-garis keletihan. Padahal kami baru berumur 18 tahun. “Kemana saja kau Grae? sudah sepuluh hari tidak pulang, aku sudah capek mencarimu”,kata Adeth dengan getir. “Mencari uang’,sahutku pelan.”uang untuk apa?”dia bertanya,padahal dia sudah tahu jawabnya. Aku diam saja, sambil menyisir rambut ikalku yang sudah lama tidak dicuci. “Aku perlu uang untukmu Deth”kuucapkan dalam hati.
Kami telah tinggal bersama sepanjang hidup. Hidup bagiku mulai terasa semenjak sepuluh tahun yang lalu. Kami sama-sama dijual oleh orang penipu, kepada orang, orang yang tidak baik, orang yang suka bersilat lidah, orang yang mabuk, mabuk uang. Umur masih delapan tahun, masih bodoh matanya tapi sudah disuruh kerja dipasar. Pasar yang selalu ramai dikunjungi orang-orang, tapi bukan orang-orang yang peduli, karena sama-sama nasib. Tidak pernah sekolah,tapi tetap punya otak. Otak untuk apa? Ya,cari uang.
Kami tidur dan hidup dirumah kecil. Diujung pasar,di bekas kios buah yang tidak dipakai lagi,karena memang tidak layak dipakai. Kalau hujan pasti banjir, sehingga kami punya banyak gantungan paku untuk barang-barang rongsokan kami. Kami mencari uang, supaya bisa makan. Kalau sudah umur 18 tahun,kami diusir oleh orang mabuk uang yang dulu mengintimidasi hak anak-anak kami. Kata mereka, kami sudah terlalu tua untuk dikasihani orang. Dulu,kami disuruh jadi pengemis.
Adeth membangunkanku tengah malam.”Ada apa?sudah kubilang tempat ini tidak akan pernah dikunci? Siapa yang mau mencuri? Tidak ada apa-apa disini”;kukatakan pada Adeth dengan malas, karena sudah selalu kukatakan padanya. “eeehh..supaya aman Grae”katanya tersenyum.sudah kubilang tadi,dia cantik. “Kau sudah mandi? Adeth bertanya . “sudah”, kujawab sekenanya. “Tadi kubelikan sabun dan shampoo di kedai”.katanya lagi.”Besok akan kupakai”,agak menyesali jawabanku tadi,tentu saja Adeth tahu aku belum mandi.”Aku mau tidur ya Deth”,aku meminta izin.”Iya…tidak apa-apa”katanya.Lalu aku tertidur.
Pagi ini kuputuskan jadi biasa saja. “Adeth Bulu…aku sudah membeli sarapan,ayo kita bagi dua”Aku nyengir. “Wahh..tumben Kau membeli sarapan?yang enak pulak ini” kata Adeth tidak percaya. “Kan sudah kubilang,aku mencari uang selama sepuluh hari,banyak orang yang suka suaraku dipasar kota sebelah”,sahutku. “Jadi kau mengamen?”,kata Adeth sambil membuka bungkusan koran yang membungkus lontong sayur itu. “Ya,iyalah , aku tak mau terus-terusan menyusahkanmu teman “kataku lagi. “Aku cuma kerja di salon memang tapi itu cukup untuk kita berdua” kata Adeth sambil menyuapkan sesendok lontong. “Tapi, kau bukan mengurusi rambut dan wajah Adeth Bulu…” kataku,menatap dia makan. “Kau tak usah khawatir,ini pilihanku” kata Adeth,sebelum memasukkan lontong lagi. “ Tidak,aku akan menghentikanmu sebelum kau tambah sakit.”kusanggah ucapannya. “Coba saja kalau kau bisa, tapi aku tidak akan mencarimu lagi kalau kau pergi lagi…”sambungnya. Kulihat sedikit ketakutan dimatanya.
“Sembilan puluh ribu,seratus limpul semuanya”,aku sedikit berdecak dengan hasil ngamenku ini. Memangnya ada orang yang bisa mendapat uang sebanyak itu dalam sepuluh hari?kurasa hanya aku yang bisa,tidak apa-apa aku tidur di emperan toko, sudah biasa bagiku. Uang ini untuk membeli obat si Adeth,dia sakit. Tidak tahan dingin,tidak tahan panas,terus-terusan muntah-muntah,kadang kadang badannya ngilu. Ahh..aku pun tidak sanggup melihat sahabat seperjuanganku itu begitu, aku harus membawanya berobat. Nanti malam,sudah kusuruh dia pulang cepat dari salon malam ,supaya kami pergi kerumah sakit,memeriksakan penyakitnya itu. Ya,Adeth bekerja disalon malam sejak dua tahun yang lalu,siang hari dia mengemis bersamaku di pasar, malam hari dia di salon malam. Kalau aku, baik siang maupun malam,pasti begini-begini saja, kadang-kadang tidak mengganti dan tidak mencuci pakaianku, jarang menyisir rambutku yang lepek. Tapi Adeth beda, siang hari dia sama sepertiku, tetapi malam hari dia akan seperti biduanita. Aku bangga bersahabat dengannya dari dulu.
“Tadi pelangganmu ramai..”? tanyaku pada Adeth. “ Ramai,mereka semua ingin pelayanan ekstra.”katanya pelan. Sepertinya dia sangat lelah, kugandeng tangannya,seperti yang kuduga badannya lemas dan hangat. Entah apa yang dikerjakan si Adeth ini di salon itu,sehingga dia bisa seletih ini. Tubuhnya sudah lebih kurus,matanya agak redup,seperti terkantuk-kantuk. Aku mulai berpikir untuk membuntutinya besok malam,mana tau aku bisa melamar kerja di salon malam itu.
“ Adek selama ini kerja dimana?” Tanya dokter perempuan. “Di salon buk..”sahut Adeth.”Pernah disuntik?”tanyanya lagi. “Tidak.”jawab Adeth lagi. “sudah menikah?”. ”Belum” kata Adeth enteng. “Jadi dari mana kamu bisa terjangkit HIV?” dokter itu keheranan. Adeth lalu berlari keluar setelah mendengar pertanyaan dokter itu, ekspresinya terkejut. “Memangnya penyakit apa itu Dokter? Tanyaku penasaran. “Penyakit yang yang bisa menyerang sistem kekebalan tubuh secara drastis, kalau memang temanmu tadi tidak pernah terkena suntikan, kemungkinan besar ini didapatkan karena berganti-ganti pasangan”jelas dokter itu.”masih bisa sembuh kan dokter?”tanyaku.”Belum ada obat yang bisa menyembuhkannya sampai sekarang. Aku terdiam.
***
Tiga tahun lagi.
Adeth terbaring ditempat tidur,katanya badannya sakit sekali, ketika aku mau berangkat mengamen. Semenjak aku tahu Adeth ternyata bekerja untuk memuaskan nafsu om-om senang disalon malam, aku memarahinya dan menyuruhnya meninggalkan pekerjaan itu. Kalau dia terus-terusan bekerja,dia bisa terjangkit penyakit-penyakit lainnya. Dan aku tidak akan membiarkan sahabatku melakukan pekerjaan kotor itu. Lebih baik aku yang mengamen sampai larut malam,daripada dia bekerja sebagai kupu-kupu malam.
Kupandangi wajah pucatnya, matanya terbuka sedikit, kalau tidur matanya tidak pernah tertutup penuh.Bergoyang-goyang kedua bola matanya,tapi lemah. “Kau istirahat saja ya, aku akan cari uang hari ini,nanti malam kita kerumah sakit.”pesanku pada Oleth.”iya,,”katanya lirih. Kutapakai jalanan dipasar yang ramai,padahal masih subuh. Bermodalkan kerincingan dari tutup botol, aku ngamen dari satu tempat ketempat lainnya. Tapi entah mengapa semua orang sangat pelit hari ini. Aku hanya bisa mengumpulkan empat ribu lima ratus sampai dengan pukul enam petang. “ Dasar pelit” umpatku dalam hati, ketika suaraku sudah seperti mesin motor yang tak berminyak lagi,tapi tak ada juga yang mau memberiku uang.
Aku pulang dengan gontai, aku mulai berpikir untuk berutang pada rumah sakit ketika untuk mengobati Adeth. Dia sudah lama sakit,aku takut. Kutendang pelan pintu kios kecil kami,derit keras terdengar. Aku tersentak,darah mengalir dilantai. Adeth tergeletak dilantai,darah keluar dari bibirnya. Aku panik. Kupegangi badannya, dingin. Kupegang hidungnya,tidak ada nafas. Adeeeeethh, jangaaaannnnnnnnnnn!!!!! Aku meraung-raung seperti anak kecil,sahabatku itu mati.
Kata orang-orang dipasar, mayat Adeth dikuburkan di ujung pasar sana. Aku sudah 2 hari tidak sadarkan diri.seandainya aku punya uang, Adeth akan sembuh. Namaku Grae,itu kuingat ,esok,kuputuskan melamar ke salon malam.
Sore hari di awal maret TIKA ANGGRENI .P.
Np: adekku yg seorang duta hiv/aids bilang : Nampak kali kam ga tau apa2 soal hiv kak, mana mungkin langsung mati…
Aaaaaahhhhhhhhhh……itu kan dramatisasi ..ngeles hahahahaha
Wednesday, June 22
Sunday, January 16
PATAH hati...kr..krr..KREEEk..!!! (saya ingin berbagi..^^)
Sebenarnya aq udag nulis ini hampir sebulan yg lalu,,hehehe
Blum s4 d posting, krna koneksi internet dirumah udah dicabut(pas aq mau pulkam,soalnya klo aq d rumah, tagihan listrik meningkat..hahahahaha) ga lah, q kan anak baik hati dan tidak sombong rajin menyapu dan menjaga adik..
Hhaaiiii…
Hhhaaaaaaaiiii…
Ud pernah ngerasain patah kaki blom?
Ada yg udah, ada yg belumm pastinya..
Kalo aq?
Hampir sodara-sodara..
Sakit ><
Kejadiannya sih, pada hari itu, dikala kita duduk ditepi pantai..
Hahaha,, ga nya..
Kejadiannya pas porseni di sekolah q,
Aku ni adalah salah satu org paling smangat klo ada porseni gtcu..
Mulai dr lomba speech,puisi,madding, semua diikuti,kecuali futsal,basket n volli hehehe..
Dan sampailah pada lomba kebersihan kelas alias 7 k..
Kayak mau renovasi kelas XII IS 1 kami buat,
Segalanya mau diganti,
Untung aje ga kami ganti dindingnya..
(karena udah ikut lomba kebersihan kelas dari esde, aku udah pintar manjat-manjat loo)
Hahaha,dan jadilah akhirnya aq mau menempel hiasan kelas, diatas meja,ada meja lagi dan ada kursinya diatas..
Yup..
Waktu hampir naik ke atas kursi yg paling atas,
Ga tau apa yg terjadi, kaki ku kyak mau lepas lah..
Hihihihihi,ternyata apa sih namanya yg d lutut ini?
Telah bergeser ke kanan..
Jadinya kaki aq ud keluar,
Gubraaaaaaak..
Sangat sukses sekali saya jatuhnya sodara-sodara..
(diketawain kawan2, tp pas liat bentuk kaki q yg tak pd t4nya lagi, semua panic)hahahahaha,
Tp stelah di urut ke “segala desa” yg ada tukang urutnya, dari tukang urut perempuan sampe laki-laki, dari kaki q sembuh dan normal kembali.
Jadi buat apa kw buat crita begini tika?
Sebelum kita memasuki bagian patah hati, kita selesaikan dulu masalah patah kaki alias semi patah kaki ini.
Karena kaki eke sakiiiiiiiiiiiiit kali,
BESOKNYA AKU GAK BISA IKUT KOOR DIGEREJA,bukan masalah koor nya itu aja, aku udah ikut latihan itu berbulan-bulan( dengan kondisi jiwa seni bernyanyi yg ga tinggi, tentu berlatih berbulan-bulan pencapaian yg sangat tinggi bukan?)T_T
ADA TAWARAN MENARI YANG GA JADI KAMI IKUTI KARENA PERSONILNYA JATUH(that’s me)
Hmmm, menari tradisional udah bagian hidupku kali friend(saat itu, skrg ga ada wadah lagi kami), dan k arena kondisi kakiku ini, aq ga menari hampir satu semester..byangkan betapa tersiksanya friend
Tetapi aku belajar satu hal yg indah dr hal ini
“aku gak boleh dan tidak bisa bekerja dengan yang tidak sesuai dengan kapasitasku”
aq kmudian sadar, kalau mengerjakan segala sesuatu itu harus dengan kondisi yg maksimal, ga boleh dgan kondisi bagian lain yg SAKIT, kita ga kan bisa maksimal kalo ada yg sakit. Termasuk HATI.
Siapa sih yg ga pernah patah hati?
Hayooooo? Angkat tangan,
Aku jujur berkali-kali, eitsss, tunggu dulu sobat, buakn berarti patah hati itu hanya karena cinta.
Putus sama pacar lah, dimarahin mamak lah, berantam sama kawanlah, aaahh..banyaklah
Ternyata patah hati (hati yg sakit) bakalan MENGHAMBAT segala sesuatunya..
PATAH HATI KALI friend waktukebaktian Penyambutan Mahasiswa Baru se USU kemaren ga diizinkan di auditorium usu karena ada renovasi auditorium, semua komponen pelayanan begitu bergumul buat ini, aku yakin.
Tapi ga bisa berhenti di situ kan frend, undangan auditorium udah disebar buat anak UMB, dan itu ga sedikit.
But sekali lagi, ada HATI yg kemudian menyembuhkan hati yg patah, memberi smangat baru untuk GELANGGANG MAHASISWA yg punya kapasitas ¼ dari audit. But GOD is good, semuanya menjadi baik, toh sebenarnya Allah yg mengontrol hati manusia, dia sanggup jamah semua org yg ada.
Teringat pas pengisian : “jika semua telah dilakukan dengan usaha yg maksimal, namun orang lain tidak menghadiri acara yg kau buat, berarti bukan bagian orang itu untuk mendapatkan kabar sukacita”
Bukan kita,tapi Tuhan.
PATAH HATI KALI mungkin frend waktu kita dikhianati sama org2 yg kita sayangi(termasuk putus sama pacar n disakiti kawan), tp aq kmudian sadar, patah hati bukan untuk ditangisi tapi diperbaiki.
PATAH HATI KALI waktu sahabat kita sendiri yg menyakiti kita, tapi patah hati sebuah proses, seandainya tidak ada yg membuat kita patah hati, kita tida akan tau menghadapi kenyataan pahit
PATAH HATi ketika engkau memiliki akar pahit dengan keluargamu, seandainya kau tidak patah hati,kau tidak akan mengenal rasanya mengampuni.
PATAH HATI ketika banyak sekali hal didunia ini yg memberatkan.,tapi kita akan rasakan Papa Jesus membantu kita menghadapinya..
Semua baik dan indah adanya..
Tp friend, kita ga bisa hidup terus dalam patah hati , ingat jika masih ada bagian dirimu yg sakit, semua ga bisa dilakukan dengan maksimal, ga bisa friend..
Untuk itu sembuhkan dulu hatimu, minta Tuhan yg balut lukamu,
Percayalah jangankan PATAH KAKI, PATAH HATI..
Mematahkan ujung rambutmu pun, tidak ada yg berhak kecuali Tuhan.
Aq sadar, waktu aq banyak kehilangan banyak hal,, Tuhan ga ingin aq terus memikirkan yg HILANG, tapi berjuang membuat segala sesuatunya lebih indah, bahkan tanpa sesuatu yg telah hilang..
Bukankan kualitas tidak ditentukan dengan kuantitas. Kualitas tetaplah kualitas.
-aku pernah patah hati yg begitu sakit, tapi kemudian Allah membalut luka hati ku dengan KASIHNYA,
Dia bungkus terus hatiku, tak akan Dia biarkan patah lagi, karena kasih yg menaungi semuanya sampai selamanya dihatiku..-
.Putri Kerajaan Allah.
Blum s4 d posting, krna koneksi internet dirumah udah dicabut(pas aq mau pulkam,soalnya klo aq d rumah, tagihan listrik meningkat..hahahahaha) ga lah, q kan anak baik hati dan tidak sombong rajin menyapu dan menjaga adik..
Hhaaiiii…
Hhhaaaaaaaiiii…
Ud pernah ngerasain patah kaki blom?
Ada yg udah, ada yg belumm pastinya..
Kalo aq?
Hampir sodara-sodara..
Sakit ><
Kejadiannya sih, pada hari itu, dikala kita duduk ditepi pantai..
Hahaha,, ga nya..
Kejadiannya pas porseni di sekolah q,
Aku ni adalah salah satu org paling smangat klo ada porseni gtcu..
Mulai dr lomba speech,puisi,madding, semua diikuti,kecuali futsal,basket n volli hehehe..
Dan sampailah pada lomba kebersihan kelas alias 7 k..
Kayak mau renovasi kelas XII IS 1 kami buat,
Segalanya mau diganti,
Untung aje ga kami ganti dindingnya..
(karena udah ikut lomba kebersihan kelas dari esde, aku udah pintar manjat-manjat loo)
Hahaha,dan jadilah akhirnya aq mau menempel hiasan kelas, diatas meja,ada meja lagi dan ada kursinya diatas..
Yup..
Waktu hampir naik ke atas kursi yg paling atas,
Ga tau apa yg terjadi, kaki ku kyak mau lepas lah..
Hihihihihi,ternyata apa sih namanya yg d lutut ini?
Telah bergeser ke kanan..
Jadinya kaki aq ud keluar,
Gubraaaaaaak..
Sangat sukses sekali saya jatuhnya sodara-sodara..
(diketawain kawan2, tp pas liat bentuk kaki q yg tak pd t4nya lagi, semua panic)hahahahaha,
Tp stelah di urut ke “segala desa” yg ada tukang urutnya, dari tukang urut perempuan sampe laki-laki, dari kaki q sembuh dan normal kembali.
Jadi buat apa kw buat crita begini tika?
Sebelum kita memasuki bagian patah hati, kita selesaikan dulu masalah patah kaki alias semi patah kaki ini.
Karena kaki eke sakiiiiiiiiiiiiit kali,
BESOKNYA AKU GAK BISA IKUT KOOR DIGEREJA,bukan masalah koor nya itu aja, aku udah ikut latihan itu berbulan-bulan( dengan kondisi jiwa seni bernyanyi yg ga tinggi, tentu berlatih berbulan-bulan pencapaian yg sangat tinggi bukan?)T_T
ADA TAWARAN MENARI YANG GA JADI KAMI IKUTI KARENA PERSONILNYA JATUH(that’s me)
Hmmm, menari tradisional udah bagian hidupku kali friend(saat itu, skrg ga ada wadah lagi kami), dan k arena kondisi kakiku ini, aq ga menari hampir satu semester..byangkan betapa tersiksanya friend
Tetapi aku belajar satu hal yg indah dr hal ini
“aku gak boleh dan tidak bisa bekerja dengan yang tidak sesuai dengan kapasitasku”
aq kmudian sadar, kalau mengerjakan segala sesuatu itu harus dengan kondisi yg maksimal, ga boleh dgan kondisi bagian lain yg SAKIT, kita ga kan bisa maksimal kalo ada yg sakit. Termasuk HATI.
Siapa sih yg ga pernah patah hati?
Hayooooo? Angkat tangan,
Aku jujur berkali-kali, eitsss, tunggu dulu sobat, buakn berarti patah hati itu hanya karena cinta.
Putus sama pacar lah, dimarahin mamak lah, berantam sama kawanlah, aaahh..banyaklah
Ternyata patah hati (hati yg sakit) bakalan MENGHAMBAT segala sesuatunya..
PATAH HATI KALI friend waktukebaktian Penyambutan Mahasiswa Baru se USU kemaren ga diizinkan di auditorium usu karena ada renovasi auditorium, semua komponen pelayanan begitu bergumul buat ini, aku yakin.
Tapi ga bisa berhenti di situ kan frend, undangan auditorium udah disebar buat anak UMB, dan itu ga sedikit.
But sekali lagi, ada HATI yg kemudian menyembuhkan hati yg patah, memberi smangat baru untuk GELANGGANG MAHASISWA yg punya kapasitas ¼ dari audit. But GOD is good, semuanya menjadi baik, toh sebenarnya Allah yg mengontrol hati manusia, dia sanggup jamah semua org yg ada.
Teringat pas pengisian : “jika semua telah dilakukan dengan usaha yg maksimal, namun orang lain tidak menghadiri acara yg kau buat, berarti bukan bagian orang itu untuk mendapatkan kabar sukacita”
Bukan kita,tapi Tuhan.
PATAH HATI KALI mungkin frend waktu kita dikhianati sama org2 yg kita sayangi(termasuk putus sama pacar n disakiti kawan), tp aq kmudian sadar, patah hati bukan untuk ditangisi tapi diperbaiki.
PATAH HATI KALI waktu sahabat kita sendiri yg menyakiti kita, tapi patah hati sebuah proses, seandainya tidak ada yg membuat kita patah hati, kita tida akan tau menghadapi kenyataan pahit
PATAH HATi ketika engkau memiliki akar pahit dengan keluargamu, seandainya kau tidak patah hati,kau tidak akan mengenal rasanya mengampuni.
PATAH HATI ketika banyak sekali hal didunia ini yg memberatkan.,tapi kita akan rasakan Papa Jesus membantu kita menghadapinya..
Semua baik dan indah adanya..
Tp friend, kita ga bisa hidup terus dalam patah hati , ingat jika masih ada bagian dirimu yg sakit, semua ga bisa dilakukan dengan maksimal, ga bisa friend..
Untuk itu sembuhkan dulu hatimu, minta Tuhan yg balut lukamu,
Percayalah jangankan PATAH KAKI, PATAH HATI..
Mematahkan ujung rambutmu pun, tidak ada yg berhak kecuali Tuhan.
Aq sadar, waktu aq banyak kehilangan banyak hal,, Tuhan ga ingin aq terus memikirkan yg HILANG, tapi berjuang membuat segala sesuatunya lebih indah, bahkan tanpa sesuatu yg telah hilang..
Bukankan kualitas tidak ditentukan dengan kuantitas. Kualitas tetaplah kualitas.
-aku pernah patah hati yg begitu sakit, tapi kemudian Allah membalut luka hati ku dengan KASIHNYA,
Dia bungkus terus hatiku, tak akan Dia biarkan patah lagi, karena kasih yg menaungi semuanya sampai selamanya dihatiku..-
.Putri Kerajaan Allah.
Subscribe to:
Posts (Atom)